Fakta Mengenai current Good Manufacturing Practice (cGMP)

Markco Internasional

23 November 2020

No Comments

Kualitas Produk Farmasi mempengaruhi kehidupan setiap orang. Masing-masing negara memiliki badan regulasi yang mengatur kualitas obat-obatan secara hati-hati seperti Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat ataupun Badan POM (BPOM) di Indonesia. Dalam mengatur kualitas obat-obatan, standar regulasi yang digunakan untuk memastikan kualitas farmasi tersebut dikenal dengan current Good Manufacturing Practice (cGMP) atau di Indonesia dikenal dengan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Tentunya, konsumen menginginkan setiap obat yang dikonsumsi aman bagi tubuh dan juga efektif dalam menyembuhkan. Artikel ini membahas beberapa konsep dasar dalam memahami bagaimana cGMP dapat menjamin dasar kualitas produk obat.

APA ITU cGMP?

cGMP mengacu pada peraturan Praktik Manufaktur yang Baik Saat Ini yang diberlakukan oleh badan regulator. cGMP menyediakan sistem yang menjamin desain, pemantauan, pengendalian proses dan fasilitas manufaktur yang tepat. Kepatuhan terhadap peraturan CGMP memastikan identitas, efektivitas, kualitas, dan kemurnian produk obat dengan mengharuskan produsen obat mengontrol operasi produksi secara memadai. Ini termasuk membangun sistem manajemen kualitas yang kuat, memperoleh bahan baku berkualitas yang sesuai, menetapkan prosedur operasi yang kuat, menyelidiki penyimpangan kualitas produk, dan memelihara laboratorium pengujian. Sistem kontrol formal di perusahaan farmasi ini, jika dipraktikkan secara memadai, dapat membantu mencegah terjadinya kontaminasi, penyimpangan, kegagalan, dan kesalahan sehingga konsumen dapat mengkonsumsi produk obat yang terbaik bagi tubuhnya. cGMP memastikan bahwa produk obat memenuhi standar kualitasnya.

 

Persyaratan cGMP disusun secara fleksibel agar setiap produsen dapat memutuskan sendiri cara terbaik menerapkan kontrol yang diperlukan dengan menggunakan desain, metode pemrosesan, dan prosedur pengujian yang baik dan telah teruji secara ilmiah. Fleksibilitas dalam peraturan ini memungkinkan perusahaan untuk menggunakan teknologi modern dan pendekatan inovatif untuk mencapai kualitas yang lebih tinggi melalui peningkatan berkelanjutan. Oleh karena itu, “C” dalam cGMP berarti “saat ini” (current), yang mengharuskan perusahaan menggunakan teknologi dan sistem yang mutakhir untuk mematuhi peraturan. Sistem dan peralatan yang mungkin “top-of-the-line” untuk mencegah kontaminasi dan kesalahan.

 

Penting untuk dicatat bahwa CGMP adalah persyaratan minimum. Banyak produsen farmasi sudah menerapkan sistem kualitas modern yang komprehensif dan pendekatan manajemen risiko yang melebihi standar minimum ini.

MENGAPA cGMP BEGITU PENTING?

Konsumen umumnya tidak dapat mendeteksi (melalui indera penciuman, sentuhan, atau penglihatan) bahwa suatu produk obat itu aman atau berbahaya. Meskipun cGMP memerlukan pengujian, pengujian saja tidak cukup untuk memastikan kualitas. Dalam kebanyakan kasus, pengujian dilakukan pada sampel kecil dari satu batch produksi (misalnya, produsen obat dapat menguji 100 tablet dari batch yang terproduksi 2 juta tablet), sehingga sebagian besar batch dapat digunakan oleh konsumen. Oleh karena itu, penting bahwa obat-obatan diproduksi dalam kondisi dan praktik yang disyaratkan pada peraturan cGMP untuk memastikan bahwa produk diproduksi secara terkontrol dan telah teruji. Kondisi fasilitas yang memadai, peralatan yang terawat dan terkalibrasi dengan baik, karyawan yang memenuhi persyaratan dan terlatih sepenuhnya, serta proses yang andal dan dapat direproduksi, adalah beberapa contoh bagaimana persyaratan CGMP membantu menjamin keamanan dan efektivitas produk obat. Jika produsen tidak mengikuti cGMP, apakah produk obat yang terproduksi tersebut aman untuk digunakan?

BAGAIMANA CARA MENENTUKAN PERUSAHAAN MEMENUHI cGMP/CPOB?

Badan regulator memeriksa fasilitas manufaktur farmasi di seluruh dunia, termasuk fasilitas yang memproduksi active ingredients dan produk jadi. Badan regulator mengandarlkan laporan produk obat yang berpotensi cacat dari masyarakat dan industri. Badan regulator akan sering menggunakan laporan ini untuk mengidentifikasi situs yang memerlukan pemeriksaan atau investigasi. Seluruh inspeksi dan penilaian terkait obat-obatan dilakukan oleh staf yang sangat terlatih dalam bidang cGMP. Maka dari itu, kemampuan tenaga kerja pada sertifikasi cGMP sangat diperlukan dalam memastikan obat yang terproduksi aman dan efektif bagi tubuh manusia.

Artikel ini ditulis oleh : Muhammad Zacky Rizano
Dipublikasikan oleh : Nabila Puterianna
Referensi : Facts about cgmp

Leave a Reply