{"id":3892,"date":"2021-01-27T19:26:55","date_gmt":"2021-01-27T12:26:55","guid":{"rendered":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/?p=3892"},"modified":"2021-01-27T21:13:24","modified_gmt":"2021-01-27T14:13:24","slug":"top-8-alergen-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/","title":{"rendered":"Top 8 Alergen Pangan dan Bahan Pangan Alternatif yang Dapat Digunakan"},"content":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reaksi alergi terhadap beberapa bahan pangan adalah penyakit yang sangat wajar terjadi. Alergi pangan merupakan kondisi dimana tubuh memberikan reaksi yang berlebihan atau tidak biasa akan komponen tertentu pada pangan (umumnya protein) yang sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. Reaksi yang timbul seringkali ringan, tetapi terkadang bisa menimbulkan efek yang sangat serius. Efek yang ditimbulkan akibat alergi pangan sangat beragam. Gejala alergi dapat timbul pada beberapa organ tubuh seperti mulut, kulit, wajah, saluran pencernaan, dan saluran pernapasan. Alergi pangan dapat ditandai dengan adanya gejala rasa gatal pada mulut, tenggorokan, telinga, dan hidung, dengan atau tanpa angioedema (pembengkakan) pada bibir, lidah, langit-langit, tenggorokan, dan\/atau telinga dan hidung, timbulnya ruam merah gatal yang timbul (urtikaria) dan bahkan rasa mual, muntah, sakit perut, diare, hingga sesak napas. Pada beberapa kasus dapat terjadi anafilaksis yaitu reaksi alergi yang berpotensi kematian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehubungan dengan ini, Food and Drugs Administration (FDA) menyebutnya sebagai Top Eight Allergen. Top eight allergen diartikan sebagai delapan bahan pangan yang dicatat paling banyak menimbulkan reaksi alergi pada manusia. Berkaitan dengan hal tersebut, Top eight allergen dan bahan alternatif yang dapat mengganti produk alergen tersebut adalah:<\/p>\n<p>[\/vc_column_text][vc_row_inner][vc_column_inner width=&#8221;1\/4&#8243;][vc_hoverbox image=&#8221;3899&#8243; primary_title=&#8221;<b>Susu Sapi dan Produknya<\/b>&#8221; primary_align=&#8221;left&#8221; primary_title_font_container=&#8221;color:%23aa540d&#8221; primary_title_use_theme_fonts=&#8221;yes&#8221; hover_title=&#8221;&#8221; hover_background_color=&#8221;custom&#8221; use_custom_fonts_primary_title=&#8221;true&#8221; hover_custom_background=&#8221;#aa540d&#8221;]<span style=\"color: #ffffff;\">Yogurt, keju dsb. Bahan alternatif: susu nabati seperti kedelai, almond, dan santan<\/span>[\/vc_hoverbox][\/vc_column_inner][vc_column_inner width=&#8221;1\/4&#8243;][vc_hoverbox image=&#8221;3901&#8243; primary_title=&#8221;<b>Telur<\/b>&#8221; primary_align=&#8221;left&#8221; primary_title_font_container=&#8221;color:%23e8b210&#8243; primary_title_use_theme_fonts=&#8221;yes&#8221; hover_title=&#8221;&#8221; hover_background_color=&#8221;custom&#8221; use_custom_fonts_primary_title=&#8221;true&#8221; hover_custom_background=&#8221;#e8b210&#8243;]<span style=\"color: #ffffff;\">Bahan alternatif: butter kacang, saus apel, dsb<\/span>[\/vc_hoverbox][\/vc_column_inner][vc_column_inner width=&#8221;1\/4&#8243;][vc_hoverbox image=&#8221;3908&#8243; primary_title=&#8221;<b>Gluten<\/b>&#8221; primary_align=&#8221;right&#8221; primary_title_font_container=&#8221;color:%23ffffff&#8221; primary_title_use_theme_fonts=&#8221;yes&#8221; hover_title=&#8221;&#8221; hover_background_color=&#8221;custom&#8221; use_custom_fonts_primary_title=&#8221;true&#8221; hover_custom_background=&#8221;#d68e1b&#8221;]<span style=\"color: #ffffff;\">Gandum, sereal, roti, dsb. Bahan alternatif: granola, tepung bebas gluten seperti tepung almond, tepung kelapa, tepung tapioka, dsb<\/span>[\/vc_hoverbox][\/vc_column_inner][vc_column_inner width=&#8221;1\/4&#8243;][vc_hoverbox image=&#8221;3912&#8243; primary_title=&#8221;<b>Kacang<br \/>\nkacangan<br \/>\nPohon<\/b>&#8221; primary_align=&#8221;right&#8221; primary_title_font_container=&#8221;color:%23ffffff&#8221; primary_title_use_theme_fonts=&#8221;yes&#8221; hover_title=&#8221;&#8221; hover_background_color=&#8221;custom&#8221; use_custom_fonts_primary_title=&#8221;true&#8221; hover_custom_background=&#8221;#510d4e&#8221;]<span style=\"color: #ffffff;\">Almond, Kacang Mete, dsb. Bahan alternatif: sumber bahan seperti kelapa dan bunga matahari<\/span>[\/vc_hoverbox][\/vc_column_inner][\/vc_row_inner][vc_row_inner css=&#8221;.vc_custom_1611756652054{margin-top: 35px !important;}&#8221;][vc_column_inner width=&#8221;1\/4&#8243;][vc_hoverbox image=&#8221;3910&#8243; primary_title=&#8221;<b>Ikan<\/b>&#8221; primary_align=&#8221;left&#8221; primary_title_font_container=&#8221;color:%23ffffff&#8221; primary_title_use_theme_fonts=&#8221;yes&#8221; hover_title=&#8221;&#8221; hover_background_color=&#8221;custom&#8221; use_custom_fonts_primary_title=&#8221;true&#8221; hover_custom_background=&#8221;#dd3333&#8243;]<span style=\"color: #ffffff;\">Bahan alternatif: daging sapi, daging ayam, daging babi<\/span>[\/vc_hoverbox][\/vc_column_inner][vc_column_inner width=&#8221;1\/4&#8243;][vc_hoverbox image=&#8221;3911&#8243; primary_title=&#8221;<b>Hewan Laut yang Bercangkang<\/b>&#8221; primary_title_font_container=&#8221;color:%23ffffff&#8221; primary_title_use_theme_fonts=&#8221;yes&#8221; hover_title=&#8221;&#8221; hover_background_color=&#8221;custom&#8221; use_custom_fonts_primary_title=&#8221;true&#8221; hover_custom_background=&#8221;#004f2a&#8221;]<span style=\"color: #ffffff;\">Kerang-kerangan, kepiting, udang, lobster, dsb. Bahan alternatif: ikan salmon, daging ayam, daging sapi, daging babi<\/span>[\/vc_hoverbox][\/vc_column_inner][vc_column_inner width=&#8221;1\/4&#8243;][vc_hoverbox image=&#8221;3903&#8243; primary_title=&#8221;<b>Kacang Tanah<\/b>&#8221; primary_title_font_container=&#8221;color:%23ffffff&#8221; primary_title_use_theme_fonts=&#8221;yes&#8221; hover_title=&#8221;&#8221; hover_background_color=&#8221;black&#8221; use_custom_fonts_primary_title=&#8221;true&#8221;]<span style=\"color: #ffffff;\">Bahan alternatif: biji bunga matahari, almond<\/span>[\/vc_hoverbox][\/vc_column_inner][vc_column_inner width=&#8221;1\/4&#8243;][vc_hoverbox image=&#8221;3915&#8243; primary_title=&#8221;<b>Kedelai<\/b>&#8221; primary_align=&#8221;right&#8221; primary_title_font_container=&#8221;color:%23ffffff&#8221; primary_title_use_theme_fonts=&#8221;yes&#8221; hover_title=&#8221;&#8221; hover_background_color=&#8221;custom&#8221; use_custom_fonts_primary_title=&#8221;true&#8221; hover_custom_background=&#8221;#e88235&#8243;]<span style=\"color: #ffffff;\">Bahan alternatif: untuk penggunaan kecap dapat diganti dengan coconut aminos yang terbuat dari nira kelapa dan garam laut<\/span>[\/vc_hoverbox][\/vc_column_inner][\/vc_row_inner][vc_row_inner css=&#8221;.vc_custom_1611756777423{margin-top: 35px !important;}&#8221;][vc_column_inner][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahan alergen yang telah disebutkan dapat menimbulkan reaksi alergi yang beragam sesuai dengan kondisi tubuh pada masing-masing orang. Contohnya, alergi terhadap susu sapi dan produk olahannya sering kali dialami oleh anak kecil. Gejala yang ditimbulkan akan muncul dalam kurun waktu 5 hingga 30 menit sejak konsumsi. Biasanya mereka mengalami pembengkakan, gatal-gatal, muntah, dan diare. Pada kasus yang parah, anak-anak juga akan mengalami asma. Kemudian pada alergi kacang-kacangan baik tanah maupun pohon, bisa menyebabkan reaksi yang parah seperti anafilatik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mencegah reaksi alergi yang ditimbulkan, penderita diharapkan untuk bijak dan menerapkan manajemen alergi pangan. Seperti tidak mengkonsumsi apapun yang mengandung bahan-bahan pangan yang dapat memicu atau berpotensi menimbulkan alergi. Konsumen, khususnya penderita alergi pangan, dituntut untuk mengetahui dan mengerti apa-apa saja yang terdapat di dalam makanannya, sehingga mereka memiliki pilihan untuk memperoleh pangan yang aman untuk dikonsumsi. Selain itu, sebagai pelaku usaha pangan sangat diwajibkan untuk memiliki prosedur untuk mengelola keberadaan alergen dalam manajemen good manufacturing practices (GMP) dan hazard analysis and critical control points (HACCP) dan memberikan informasi dengan jelas dan akurat terkait bahan apa saja yang terkandung dalam produk pangan yang dihasilkan. Dengan demikian, informasi mengenai alergen dapat diketahui secara tepat oleh konsumen.<\/p>\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_column_inner][\/vc_row_inner][vc_separator style=&#8221;dashed&#8221; border_width=&#8221;2&#8243;][vc_column_text]Artikel ini ditulis oleh : Syadza Luthfiyyah<br \/>\nDipublikasikan oleh : Nabila Puterianna[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text] Reaksi alergi terhadap beberapa bahan pangan adalah penyakit yang sangat wajar terjadi. Alergi pangan merupakan kondisi dimana tubuh memberikan reaksi yang berlebihan atau tidak biasa akan komponen tertentu pada pangan (umumnya protein) yang sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. Reaksi yang timbul seringkali ringan, tetapi terkadang bisa menimbulkan efek yang sangat serius. Efek yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3917,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"image","meta":{"footnotes":""},"categories":[51],"tags":[214,215,86,106,216],"table_tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Top 8 Alergen Pangan dan Bahan Pangan Alternatif yang Dapat Digunakan | Markcert<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Top 8 alergen pangan dan bahan pangan alternatif yang dapat digunakan. Reaksi alergi terhadap beberapa bahan pangan adalah penyakit yang sangat wajar...\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Top 8 Alergen Pangan dan Bahan Pangan Alternatif yang Dapat Digunakan | Markcert\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Top 8 alergen pangan dan bahan pangan alternatif yang dapat digunakan. Reaksi alergi terhadap beberapa bahan pangan adalah penyakit yang sangat wajar...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Markcert\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/mark.cert.intl\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-27T12:26:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-01-27T14:13:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/joseph-gonzalez-fdlZBWIP0aM-unsplash-scaled-e1611820997825.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1708\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/#organization\",\"name\":\"Markco Internasional Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/mark.cert.intl\",\"https:\/\/www.instagram.com\/mark.cert\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/markco-intl\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCb2jstwZJX-Gzy_l1oJgubw\/featured\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Mark-Cert-Logo.jpg\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"Markco Internasional Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/\",\"name\":\"MarkCert by Markco International\",\"description\":\"Products and person go international\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/joseph-gonzalez-fdlZBWIP0aM-unsplash-scaled-e1611820997825.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1708,\"caption\":\"Top 8 Alergen Pangan\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/\",\"name\":\"Top 8 Alergen Pangan dan Bahan Pangan Alternatif yang Dapat Digunakan | Markcert\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-01-27T12:26:55+00:00\",\"dateModified\":\"2021-01-27T14:13:24+00:00\",\"description\":\"Top 8 alergen pangan dan bahan pangan alternatif yang dapat digunakan. Reaksi alergi terhadap beberapa bahan pangan adalah penyakit yang sangat wajar...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/\",\"url\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/\",\"url\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/\",\"name\":\"Top 8 Alergen Pangan dan Bahan Pangan Alternatif yang Dapat Digunakan\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/#\/schema\/person\/46e254f90c9c6a16b23c042576663573\"},\"headline\":\"Top 8 Alergen Pangan dan Bahan Pangan Alternatif yang Dapat Digunakan\",\"datePublished\":\"2021-01-27T12:26:55+00:00\",\"dateModified\":\"2021-01-27T14:13:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/#webpage\"},\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/#primaryimage\"},\"keywords\":\"alergen,bahanpangan,food,pangan,panganolahan\",\"articleSection\":\"Articles\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/cat-articles\/top-8-alergen-pangan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/mark.co.id\/sites\/#\/schema\/person\/46e254f90c9c6a16b23c042576663573\",\"name\":\"Markco Internasional\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3892"}],"collection":[{"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3892"}],"version-history":[{"count":18,"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3892\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3924,"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3892\/revisions\/3924"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3892"},{"taxonomy":"table_tags","embeddable":true,"href":"https:\/\/mark.co.id\/sites\/wp-json\/wp\/v2\/table_tags?post=3892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}