Ethical Trading and
Responsible Sourcing
Home BRC Global Standard

Ethical Trading & Responsible Sourcing

Standar ini dikembangkan untuk memungkinkan perusahaan agar dapat menunjukkan bahwa produk yang mereka jual diproduksi secara etis dan bahan bakunya diambil secara bertanggung jawab. Program ini terdiri atas :

  • Standar Global untuk Ethical Trade & Responsible Sourcing (versi 2 akan segera terbit)
  • Risk Assesment

Produk tersebut dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan klien yang terus berkembang, serta menanggapi perubahan perilaku pembeli, regulasi dan investor.

BANGKITNYA KEPEDULIAN KONSUMEN

Perilaku pembeli dan loyalitas mereka terhadap brand kini tidak hanya dipengaruhi oleh selera dan harga, melainkan telah bergeser kepada isu ethical trade seperti: kualitas dan keamanan produk, asal produk, siapa yang membuat produk tersebut dan apakah karyawan diperlakukan dengan baik oleh perusahaan. Brand dan pengecer yang tidak memperhatikan hal ini, akan perlahan kehilangan bisnisnya di masa depan. Secara kontras, pangsa pasar untuk brand yang peduli terhadap gerakan ini sangat besar.

REGULASI TERKAIT ETHICAL TRADE

Standar ini didesain agar membantu perusahaan untuk memenuhi persyaratan legislasi terkait ethical trade and responsible sourcing. Peraturan terkait hal tersebut memiliki rincian yang sedikit berbeda di tiap negara, namun secara umum mengatur tentang :

  • Kesesuaian dengan konvensi International Labour Organization (ILO), persyaratan dari Ethical Trade Initiative’s (ETI) Base Code dan prinsip PBB terkait bisnis dan hak asasi manusia (HAM)
  • Hukum dan regulasi nasional terkait ketenaga kerjaan, keamanan dan kesehatan
  • Hukum dan legislasi nasional terkait anti-suap, korupsi, penipuan dan keamanan data

PERMASALAHAN DAN SOLUSI

Nilai etis dan sosial menjadi pertimbangan penting untuk strategi investasi jangka panjang dari para pemegang saham yang kini menuntut opsi investasi berbasis nilai. Ernst dan Young melaporkan bahwa praktik pemberian hak tenaga kerja yang buruk membawa dampak negatif bagi keputusan investor.

 

Kini, pemilik brand dan pengecer menyadari pentingnya meyakinkan konsumen dan investor bahwa produk mereka tidak membahayakan masyarakat lokal. Untuk mencapai hal tersebut, mengembangkan strategi yang efektif guna membuat rantai pasok semakin kuat dan berkelanjutan menjadi penting, sehingga melindungi hak ketenagakerjaan karyawan sebuah perusahan.

BRCGS menyediakan dua produk yang berlaku universal, yaitu Standar inti dan Risk Assesment, untuk membantu Brand dan pemasok memastikan bahwa produk yang mereka jual diproduksi secara etis dengan bahan baku yang diperoleh secara bertanggung jawab. Persyaratan yang terangkum di dalam Standar ini sesuai dengan konvensi International Labour Organisation (ILO) dan prinsip dasar Ethical Trading Initiative’s (ETI) Base Code, sehingga cocok untuk digunakan perusahaan yang ingin mengembangkan pangsa pasar mereka di topik ethical trade and responsible sourcing.